Select Page
Bagikan artikel ini :

Jenis pastry pasti sudah banyak ditemukan dikalangan masyarakat saat ini, nah apakah kamu sudah tahu apa itu pastryPastry atau kue pastri dalam bahasa Indonesia atau kata lain kue panggang, merupakan nama produk roti yang terbuat dari tepung terigu, gula, susu, mentega, lemak, bubuk pemuai (baking powder), dan/atau telur. Nama pastry berasal dari bahasa Perancis yaitu “patisserie” yang berarti kue.

Pastry dapat juga mengacu pada adonan dari produk-produk roti, yang di mana adonan kue kering digiling dengan halus dan digunakan sebagai bahan dasar produk roti. Perbedaan dari pastry dan roti adalah pastry memiliki lemak lebih tinggi sehingga menghasilkan kue kering dengan tekstur yang rapuh dan garing. Pastry yang baik adalah yang memiliki ringan dan rapuh, tetapi cukup keras untuk menahan isian. Ketika membuat kue pastri yang tipis maka pembuatannya harus diperhatikan secara hati-hati ketika mencampurkan lemak dan terigu sebelum ditambahkan cairan, sehingga bubuk terigu telah dicampur dengan lemak dan tidak berubah menjadi gluten.

Ternyata pastry ini berbeda loh dengan roti, yuk kita simak jenis-jenis pastry yang terkenal!

Jenis Pastry

jenis pastry

  • Puff Pastry

Puff Pastry atau yang dikenal dengan pâte feuilletée adalah kue ringan bersisik yang terbuat dari adonan berlapis yang terdiri dari adonan (détrempe) dan mentega atau lemak pada lainnya (beurrage). Mentega tersebut dimasukkan ke dalam adonan (atau bisa juga sebaliknya), membuat paton yang berulang kali dilipat dan digulung sebelum dipanggang. Pastry ini mengembang lebih tinggi dan lebih kaya rasa dibanding dengan pastry lainnya.

Puff Pastry saat ini banyak digemari orang, baik dalam varian rasa yang manis maupun asin. Hal ini karena selain rasanya yang gurih, puff pastry juga memiliki tekstur yang renyah dengan beberapa lapisan kulit tipis yang akan hancur seketika jadi remah-remah ketika digigit. Biasanya puff pastry digunakan sebagai pembungkus dari campuran isian tertentu, seperti apple pie, zuppa soup, bolen pisang, dan masih banyak lainnya. Bahkan saat ini puff pastry dapat dikombinasikan dengan cake atau bolu.

  • Phyllo Pastry

Filo atau Phyllo berasal dari bahasa Yunani yang berarti daun adalah sebuah adonan tidak beragi yang digunakan untuk membuat pastry seperti Baklava dalam masakan Timur Tengah dan masakan Balkan. Pastry ini dibuat dari campuran terigu, air, sedikit minyak dan raki atau alkohol khas Turki, atau juga dapat diganti oleh kuning telur. Pembuatan phyllo memakan waktu yang lama dan keterampilan khusus agar adonannya jadi dengan sempurna, karena adonannya harus terus-menerus digiling di atas tatakan lebar berulang-ulang hingga benar-benar tipis.

Adonan phyllo bisa ditambahkan dengan berbagai macam isi, mulai dari keju, ayam, sayuran, daging, kentang, dan juga kacang dan sirup yang disebut baklava. Tapi phyllo ini juga dapat dinikmati jika hanya dipanggang dengan ditaburi gula pasir di atasnya. Pastry ini digunakan untuk membuat aneka makanan lezat, seperti tarlets, strudel, mini quiche, phyllo tart, spinach phyllo tart, dan lainnya.

  • Croissant

Croissant atau Roti Sabit merupakan jenis kue kering (pastry) yang berasal dari Prancis, dinamakan demikian karena bentuknya menyerupai bulan sabit. Menurut historynya, roti ini berasal dari Eropa untuk merayakan kemenangan pasukan Franks atas pasukan Umayyad dalam peperangan di Tours pada tahun 732, dengan bentuk bulan sabit.

Pastry ini dibuat dari adonan tepung terigu, mentega, telur, dan ragi. Membuat croissant membutuhkan kesabaran karena memerlukan waktu pengistirahatan selama 30 menit. Untuk kamu yang suka minum teh atau kopi di pagi hari maupun sore hari, croissant ini cocok menjadi pelengkapnya lho.

  • Danish Pastry

Danish Pastry merupakan kue manis yang berlapis-lapis dan biasanya memiliki topping atau isian yang manis juga. Konsep dari kue ini dibawa oleh Denmark oleh pembuat roti asal Austria dan sejak itu, danish berkembang dan menjadi spesialisasi negara Denmark. Danish pastry sebenarnya mirip dengan croissant tetapi dalam pembuatannya tidak membutuhkan waktu yang lama seperti croissant. Sedangkan adonannya sama dengan croissant yang juga menggunakan ragi untuk membuat adonan tersebut mengembang saat dimasukkan ke dalam panggangan.

  • Short Pastry

Short Pastry atau yang sering dikenal dengan kue pie merupakan jenis pastry cukup banyak digemari di Indonesia, yang sering ditemui adalah kue pie dengan potongan buah-buah segar di atasnya.  Pastry ini termasuk ke dalam jenis pastry yang paling sederhana, yang terbuat dari tepung terigu, lemak, gula, garam, dan air. Short pastry menggunakan lemak lebih banyak dibandingkan dengan jenis pastry lainnya, yang memiliki tekstur kering dan rapuh.

  • Choux Pastry

Choux pastry atau yang lebih dikenal dengan kue sus, adalah adonan yang dibuat dengan menggunakan mentega, air, tepung, terigu, dan telur. Nama adonan ini berasal dari bahasa Prancis yaitu Pâte à choux yang secara literatur adalah “pasta kubis” karena bentuk akhirnya yang menyerupai kubis. Jenis pastry ini berbeda dari yang lainnya, choux pastry dimasak di panci tanpa digiling ataupun dilipat sebelumnya. Cara membuat choux pastry ini yaitu dengan memasak mentega dan air sampai meleleh lalu ditambahkan tepung terigu. Setelah itu diaduk hingga merata dan tidak lengket, lalu mulai dibentuk. Tekstur dari pastry ini yaitu lembut dan kosong bagian dalamnya yang biasa diisi dengan fla atau krim.

 

Bagikan artikel ini :